Wednesday, October 31, 2007

This is what a good camera (with a good lens) can do...

The above picture is taken by our dear Pangeran Panda, using his camera (with the so-called special lens), during our Indo-Sing Moderators dinner event last night.

Believe me, he didn't need to climb to the ceiling to take the picture. The camera was just positioned less than one meter away above the table.

Amazing, eh? :)

Silaturahmi Moderator Indo-Sing




Date: Wednesday, 31 October 2007
Location: MacKenzie Rex restaurant, Prinsep Street, off Selegie Road, Singapore.

Dinner and "silaturahmi" event for Indo-Sing mailing list moderators, at MacKenzie Rex restaurant, Prinsep Street, off Selegie Road. A lot of things we discussed, especially pertaining to the mailing list operations.

The restaurant is recommended by eRBe. The food is delicious, and the price is quite cheap for restaurant standard. Ambiance is nice, and more over, it's halal certified. Highly recommended.

Night Walk at Esplanade and Merlion Park




On Tuesday night, 30 October 2007, we had dinner at Al-Azhar eating house in Bukit Timah. Irza had his favourite cheese prata while we had steamed cockles, spicy fish fillet and bean curd hotplate for dinner.

After dinner, we found out that our stomaches are all full. So we decided to go to the city centre and had a night walk around Esplanade and Merlion Park. Inka and Irza really had a great time since we seldom did that. We also took pictures like tourists.

Singapore CBD's night view with all the lights is simply spectacular. Unfortunately, I don't have experience in taking night shots so the pictures are a bit blur. Perhaps anyone can advise what's the best settings for night shots? I used manual settings with high ISO and without flashlight. Still, the pictures are blur...

Tuesday, October 30, 2007

Selamat

Di bulan Oktober 2007 ini, cukup banyak rekan-rekan blogger yang sedang berbahagia karena telah dikaruniai oleh anggota baru di keluarga mereka. Entah mengapa, ternyata bulan Oktober ini adalah salah satu bulan favorit untuk melahirkan anak. Benarkah kehamilan adalah sesuatu yang menular? :) Mungkin iya, untuk kedua pasangan yang berada di Singapura, tapi tentu saja tidak untuk satu pasangan lagi yang berada nun jauh di Tasikmalaya sana. Kecuali kalau mereka juga tertular pasangan lain yang berada di lokasi yang sama. :)

Selamat kepada Indi dan Rani atas kelahiran putra kedua mereka, Keilani Soemardjan, pada hari Kamis, 25 Oktober 2007, jam 7:50pm waktu Singapura, di National University Hospital, Singapura. Berat badan Kei pada waktu lahir adalah 2.8 kg, sedangkan panjangnya adalah 49 cm. Selamat juga untuk Noe yang telah menjadi kakak.

Selamat juga kepada Yuwono dan Lenny atas kelahiran putri mereka, Naurin Anindhita Rahman, pada hari Jum'at, 26 Oktober 2007, jam 11:47am waktu Singapura, di Raffles Hospital, Singapura. Berat badan Naurin pada waktu lahir adalah 3.25 kg, sedangkan panjangnya juga 49cm. Selamat juga kepada Danny yang telah menjadi kakak.

Selamat juga kepada Kang Iwok dan Iren atas kelahiran putri kedua mereka, Rayya Izarra Abqary, pada hari Minggu, 28 Oktober 2007, jam 7:35pm WIB, di... eh di rumah bersalin mana ya Kang? Yang pasti di Tasikmalaya, kan? :) Berat badan Rayya pada waktu lahir adalah 3.77 kg, sedangkan panjangnya adalah 50cm. Selamat juga kepada Abith yang telah menjadi kakak.

Who's next? :) :)

Monday, October 29, 2007

Mudik Lebaran 2007 (6): Trip to Bandung (Day 1)




On Sunday, 14 October 2007, we went to Bandung for us to celebrate Hari Raya Idul Fitri with our relatives in Bandung.

For this year, the Hari Raya Idul Fitri event for my father's big family is conducted in Bandung, and not in Tasikmalaya, which is my parents' hometown. My grandmother came from Tasikmalaya to Bandung for this event. Therefore, we didn't have to go to Tasikmalaya for this year's Hari Raya.

Unfortunately my wife was unable to join us so that she could accompany Nenek (her mom) in Jakarta. Nenek was just discharged from hospital several weeks earlier.

We left Cinere in the morning and stopped at one of the rest areas along Jakarta-Cikampek expressway around Cikarang for late breakfast at Simpang Raya restaurant. We reached Bandung in the afternoon.

Trend Blogging: Kenapa banyak yang suka pindah rumah ke MP?

Juragan ini salah satunya... menyusul banyak blogger lain yang sekarang lebih suka update MP-nya dibanding blog-nya...

Eh, MP itu blog juga sebenarnya ya? :) :)

Saturday, October 27, 2007

Hari Blogger Nasional

Dalam acara Pesta Blogger 2007 di Blitz Megaplex Grand Indonesia, Jakarta, kemarin, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Mohammad Nuh mendeklarasikan tanggal 27 Oktober 2007 tersebut sebagai Hari Blogger Nasional.

Pesta Blogger sendiri adalah sebuah acara gathering para blogger Indonesia yang dihadiri hampir 500 orang perwakilan dari banyak komunitas blogger Indonesia, termasuk komunitas blogger Indonesia di Singapura yang tergabung di Planet Singapura, yang mengirimkan dua orang perwakilannya (JaF aka Rane dan Ambar Briastuti) ke acara tersebut. Acara yang mengusung tema “Suara Baru Indonesia” tersebut diorganisir oleh Maverick Indonesia bersama Bubu Internet, dan didukung oleh Departmen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Beberapa blogger senior Indonesia yang memprakarsai acara tersebut diantaranya adalah Enda Nasution, Ong Hock Chuan, Budi Putra, Lita Mariana, Priyadi Iman Nurcahyo, Ndoro “Wicaksono” Kakung dan Wimar Witoelar, dengan Hanny Kusumawati sebagai pesta manager.

Saya sendiri, yang tidak bisa mengikuti acara tersebut secara langsung, mengikuti jalannya acara tersebut secara virtual melalui jaringan internet relay chat (IRC) allnetwork.org dan Yahoo Messenger (YM). Liputan acara Pesta Blogger 2007 lewat IRC di-handle oleh Richoz sedangkan liputan lewat YM di-handle oleh Be Samyono (Sam). Sayangnya software YM saya sedang bermasalah sehingga koneksi saya ke jaringan conference room yang digunakan untuk liputan acara tersebut terputus, dan tidak bisa masuk kembali walaupun sudah berkali-kali di-invite oleh host Sam. Setelah saya restart software YM saya, baru saya bisa join liputan tersebut, terima kasih kepada Fa yang sudah berbaik hati untuk mencoba re-invite saya berkali-kali. Sayangnya hanya bagian akhir conference yang bisa saya ikuti. Sayang juga, padahal liputan via YM ini lengkap dengan webcam dan voice reporting. Walaupun demikian, saya cukup puas dengan liputan Richoz di channel IRC yang cukup lengkap, dan liputan tersebut langsung saya relay ke Kronologger. Salinan dari liputan Richoz di IRC bisa dilihat disini dan disini.

Liputan yang juga cukup lengkap dari salah satu perwakilan komunitas Indonesia di Singapura, Ambar Briastuti, bisa dilihat disini.

Kedekatan hubungan antara komunitas blogger Indonesia dengan pemerintah, dalam hal ini diwakili oleh Depkominfo, ternyata cukup membuat iri rekan-rekan blogger di Malaysia. Hubungan antara blogger Malaysia dengan pemerintah mereka memang tidak terlalu baik belakangan ini, dengan adanya blogger Malaysia yang dituntut di pengadilan, seorang menteri di Malaysia yang menuduh kebanyakan blogger wanita (termasuk blogger Indonesia, Nila Tanzil) sebagai pembohong, beberapa blogger Malaysia yang dilaporkan ke polisi, bahkan ditangkap tanpa alasan yang jelas, dan lain-lain. Semoga pemerintah Malaysia bisa “berkaca” kepada pemerintah Indonesia dalam menangani para blogger dan citizen journalism di negaranya.

Berbahagialah kita para blogger Indonesia yang bisa menjalin hubungan baik dengan pemerintah, dan tentu saja dalam hal ini kita harus banyak berterima kasih kepada para organiser Pesta Blogger 2007 atas usaha mereka dalam menjalin dan menjaga hubungan baik ini. Semoga kita, para blogger Indonesia, bisa menjaga hubungan baik ini dengan terus menjaga dunia blogosfer Indonesia yang kondusif dengan content yang mencerdaskan bangsa, dan bukan sebaliknya, seperti yang telah disinggung oleh Cahyana Atmadjajadi, Dirjen Aplikasi Telematika Depkominfo.

Hidup Blogger Indonesia.

Wednesday, October 24, 2007

Mudik Lebaran 2007 (5): Puri Cinere Open House




From Villa Cinere Mas, we proceeded to my parents' house in Puri Cinere to attend their open house event. My parents invited all their sons, their wives and their in-laws' (besan) families for a big family gathering and silaturahmi.

By that time, our stomach was already full so we didn't eat much there (even though the signature dish is my mother's "tongue steak" or steak lidah). We took the opportunity to have a chat with all my parents' in-laws.

I noticed that Inka also had a serious discussion with Aunty Dian, which is Aunty Ria (my sister in-law)'s elder sister, although most of Inka and Irza's time was spent playing and having fun with Alif and Kayla, their cousins.

Mudik Lebaran 2007 (4): Hari Raya in Villa Cinere Mas




Still on the same day, Saturday, 13 October 2007, in the evening, we went to my wife's cousin's house in Villa Cinere Mas, not far from my parent's house in Puri Cinere. Inka and Irza were very tired so that they were dozed off for a while in the car on our way there.

We were greeted by Papa Dodi, Mama Indha and their adorable daughter, Naya. The host also prepared some homemade "baso tahu siomay", which is very very delicious. :)

Tuesday, October 23, 2007

Mudik Lebaran 2007 (3): Hari Raya in Gandul




On the same day, Saturday, 13 October 2007, after celebrating Hari Raya Idul Fitri at my parent's house, we went to my in-law's house in Gandul, just 15 minutes' drive east of Cinere. The whole family asked for forgiveness from Nenek and Aunty Tessa, before having another feast of Lebaran there comprising of ketupat, rendang and gulai ayam.

We also took the opportunity to visit (ziarah) Kakek (my late father-in-law)'s graveyard (makam), which is located near Nenek's house in Gandul. This is the first time Inka and Irza visited their grandfather's tomb. Unfortunately, we saw a "Bina Marga" pole not far from the tomb. Seems that the graveyard will need to make way for new expressways (Antasari-Citayam and Cinere-Depok-Jagorawi) going to be built around the area, so the tomb might need to be moved.

Mudik Lebaran 2007 (2): Hari Raya in Cinere




On Saturday, 13 October 2007, after performing Shalat Ied prayer at a mosque nearby in the morning, we celebrate Hari Raya Idul Fitri with family and relatives at my parent's residence in Puri Cinere, Depok, south of Jakarta.

Aki gave a short speech to the whole family, before all of us asked for forgiveness from each other, especially from Aki and Ene. After having the special Lebaran feast, comprising of ketupat, gulai ayam and sambal goreng, together with nasi kuning and opor ayam, which is as per Inka's request, we had a short photo session with the whole family.

Mudik Lebaran 2007 (1): Trip to Jakarta




On Friday, 12 October 2007, we went back to Jakarta for our "mudik" ritual and celebrating Hari Raya Idul Fitri with family and relatives in Indonesia.

We took Emirates flight back to Jakarta and turned out that we were sharing the same flight with some of our friends in Singapore who were also going back to Jakarta on the same day.

Friday, October 12, 2007

Eh ternyata banyak yang satu pesawat...

Mungkin karena harga pesawat Emirates lagi murah-murahnya kali ya, banyak banget teman-teman Indonesia di Singapura yang naik pesawat ini ke Jakarta. Dan, kebanyakan teman-teman berangkatnya hari ini.

Tadi pas turun dari taksi, eh di belakang ada mobilnya Aa Duddy dan Teh Ellen yang lagi nganter om Bambang aka Wong So Low. :) Naik pesawat yang sama, dan kita check-in pun bersama-sama. Sampai tag bagasi-pun dinamai GRP LESTARI/BMR, hehehe... :) Niko, Mirna dan Kinara pun ternyata check-in di pesawat yang sama. Denger-denger katanya om Muda Ikhsan dan Aji Rokhadi juga naik pesawat yang sama, tapi dari tadi belum kelihatan.

Ternyata di Changi airport pun bisa aja kalo mau reunian orang Indonesia yah... :) :)

PS. Blog entry ini diketik dengan menggunakan fasilitas komputer dan Internet gratis di Changi airport. :) Anak-anak lagi asyik main di playground, istri lagi belanja.

Update 22 Oktober 2007: Ternyata waktu boarding, di garbarata pas masuk pesawat, barengan sama om Indra Gunawan dan keluarga. Di dalam pesawat, ketemu sama om Sigit (Seageath) sekeluarga, juga ketemu sama om Muda Ikhsan dan Aji Rokhadi.

Pas pulang kembali ke Jakarta kemarin (21 Oktober 2007) naik pesawat Emirates juga, kita cuma beda satu baris dengan om Muda Ikhsan. Sempet ketemu dengan om Aji juga pas lagi masuk pesawat. Katanya om Denie Nataprawira juga di belakang saya waktu ngantri imigrasi di Cengkareng, sayang beda pesawat (beliau naik Valuair). Di Cengkareng, istri juga ketemu dengan teman-temannya.

Serunya pulang mudik rame-rame. :) :)

Thursday, October 11, 2007

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Similar to last year, both Singapore and Indonesia governments have decided the same date for this year's Hari Raya Idul Fitri, which is on Saturday, 13 October 2007.

In Singapore, the Mufti of Singapore has announced that based on astronomical calculation, the moon was not visible on the horizon yesterday evening as it set almost at the same time with the sun. Thus, today (Friday, 12 October 2007) marks the 30th day of the Muslim's holy month of Ramadhan and the 1st day of Syawal (Hari Raya Aidil Fitri) falls on Saturday, 13 October 2007.

In Indonesia, the Ministry of Religion Affairs also have decided that this year's Hari Raya Idul Fitri falls on Saturday, 13 October 2007. According to Cecep Nurwendayat, an Indonesian astronomy expert, the moon (hilal) was not possible to be seen yesterday because the sunshine was still strong when the moon set.

Similar to last year, Muhammadiyah, one of the largest Islamic organisations in Indonesia, have decided that Hari Raya Idul Fitri falls one day earlier than the government's decision, which is today (Friday, 12 October 2007). This is due to the different methods used in determining the end of the month of Ramadan. Therefore, it's quite common to see some of Indonesian muslims who celebrate Hari Raya Idul Fitri today instead of tomorrow, and alhamdulillah, these differences are widely accepted by the Indonesian people and never cause any problems, let alone frictions, among Muslims in Indonesia.

I would like to wish all Muslims all over the world, a Happy Eid ul-Fitr celebration. Eid Mubarak, Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.

Wednesday, October 10, 2007

Kastengel ala Indra and Irza




Dari "ngidam", akhirnya bikin sendiri...

Dimulai dari wish list saya yang entah kenapa tiba-tiba kepengen kastengel dan putri salju, sampai Linda nuduh saya lagi "ngidam" (maklum puasa) :) , istri akhirnya mau membuatkan kastengel untuk saya, walaupun beliau sempet protes karena saya tinggal tidur setelah kastengelnya saya makan (maklum lagi capek berat). :) Namun, karena bikin kastengelnya memang terbatas, tentu saja kue kering yang amat sangat enak itu *halah* cepet habis dalam dua hari. :P Padahal, pulang mudik baru hari Jum'at besok. :) :)

Tidak mau merepotkan istri lagi, dan mengingat saya udah sempet ngeliatin waktu istri bikin waktu itu, akhirnya saya memutuskan untuk bikin sendiri. Istri membantu menyiapkan bahan-bahan dan peralatan yang diperlukan. Irza diperbantukan untuk ikut membantu ngulek adonan, ngolesin telur kuning, naburin keju dan nyetak adonan. :)

Bikinnya ternyata cukup mudah, istri yang ngasih resepnya. 250 gram mentega (terdiri dari 200 gram margarin dan 50 gram butter) dan 2 kuning telur di-mix sampai rata, baru sedikit demi sedikit masukkan terigu (total 350 gram) dan keju parut (total sekitar 200 gram) dan diaduk manual sampai rata (ngga bisa pake mixer, jadi tangan agak pegel, untung ada Irza yang ikut bantuin ngaduk-ngaduk).

Adonan kemudian digiling biar tipis-tipis, olesin dengan kuning telur pake kuas, terus taburin sisa keju parut terus cetak pake cetakan khusus yang udah disiapkan. Taro di loyang, terus panggang di oven dengan suhu 170 derajat sekitar 20-30 menit.

Karena saya nyetak adonannya lebih tipis dibandingkan istri saya kemarin, hasilnya ternyata kastengelnya lebih "crispy" dan lebih gurih (boleh dong muji hasil karya sendiri *narsis mode=on*) dibandingkan hasil bikinan istri saya. Dan, karena versi "tipker" (tipis kering) ini, dengan jumlah adonan yang sama, saya bisa menghasilkan dua toples kastengel, sementara istri kemarin cuma menghasilkan satu toples lebih dikit.

Ah, ternyata bisa juga yah bikin kastengel. Saya sendiri ngga nyangka. Ngga kalah dong sama Aa Duddy yang terkenal dengan martabak manis ala Mang Doedi-nya... :) :)

Monday, October 8, 2007

Mudik Lebaran

Start:     Oct 12, '07 6:00p
End:     Oct 21, '07 11:15p
Location:     Jakarta, Bandung
Akhirnya, setelah tahun lalu tidak bisa mudik pas lebaran karena jadwalnya bentrok dengan ujian sekolah Inka, kali ini alhamdulillah kita bisa mengatur jadwal sehingga kita bisa pulang ke Jakarta pas lebaran, di sela-sela ujian Inka.

Minggu ini Inka masih ujian hingga hari Jum'at (Hari Raya eve gitu masih ujian, halah), jadi rencananya Jum'at late afternoon kita akan jemput Inka dari sekolahnya setelah ujian, terus langsung ke airport. Kebetulan minggu depan sekolah diliburkan karena PSLE marking, walaupun ujian akan dilanjutkan minggu depannya lagi.

Sudah beli tiket Emirates yang ternyata murah waktu saya beli di Zuji, bahkan lebih murah dibandingkan beli di website Emirates, dan jauh lebih murah dibandingkan beli tiket Valuair. Rencana naik pesawat Emirates EK348 berangkat hari Jum'at, 12 Oktober 2007 jam 6:05pm, dan kembali ke Singapura hari Minggu, 21 Oktober 2007, pesawat EK349 yang berangkat dari Jakarta jam 8:30pm. Mungkin ada rekan-rekan yang satu pesawat dengan kita? :)

Rencana akan pergi ke Bandung hari kedua lebaran (tentatif Minggu) dan pulang kembali ke Jakarta hari keempat lebaran (tentatif Selasa). Bukan bermaksud SARA, tapi saya berharap mudah-mudahan pemerintah Indonesia memutuskan Hari Raya Idul Fitri di Indonesia jatuh pada hari Sabtu, soalnya kalau lebarannya ditetapkan hari Jum'at, saya akan miss shalat Ied karena baru akan sampai Jakarta Jum'at malam. Sedangkan Hari Raya di Singapura sudah ditetapkan hari Sabtu (sesuai kalender).

Buka Puasa Bersama di Orchard




Date: Sunday, 7 October 2007
Location: Seoul Garden Korean BBQ restaurant, Ngee Ann City, Orchard, Singapore

Another "buka puasa" dinner event, now at Seoul Garden restaurant, Ngee Ann City, Orchard.

The kids had their own tables, and all of them were having a great time, eating and playing.

Teman yang paling disuka...

Percakapan tidak serius, antara saya dan Irza sepulangnya dari acara buka puasa bersama di Seoul Garden kemarin malam (foto-foto menyusul yah).

Saya: Dari teman-teman yang banyak sekali waktu acara (buka puasa bersama) tadi, yang Irza paling suka siapa?

Irza: Kanaya.

:) :)

Saturday, October 6, 2007

Buka Puasa Bersama di Hougang




Date: Saturday, 6 October 2007
Location: Regentville, Hougang, Singapore

Another "buka puasa" dinner event, now at Tata and Wati's residence at Regentville, Hougang, Singapore.

Inka and Irza were having a great time playing with Annisa and Nadia, Abhy and Kanaya, and Hanan and Haifa.

Friday, October 5, 2007

Milis Planet Singapura

Akhirnya, saya membuat sebuah mailing list untuk komunitas Planet Singapura.

Keputusan saya untuk membuat milis ini di-trigger oleh undangan kepada komunitas blogger Indonesia di Singapura untuk mengirimkan perwakilannya ke acara Pesta Blogger 2007. Undangan tersebut saya terima dari Enda melalui e-mail, mungkin dengan asumsi bahwa saya adalah pengelola Planet Singapura, aggregator blog para blogger Indonesia di Singapura. Namun, apakah Planet Singapura sendiri adalah sebuah komunitas?

Sebelum milis ini dibuat, kayaknya belum. :) Seperti halnya Planet Terasi atau Planet Blogger, Planet Singapura tadinya hanya merupakan sebuah blog aggregator saja. Tidak ada interaksi yang aktif antar sesama blogger, melalu milis ataupun media lainnya, berbeda dengan Merdeka yang (katanya) mempunyai media milis internal untuk komunikasi antar member, atau Rumah Blogfam yang mempunyai media forum Blogfam sebagai media komunikasi para member Blogfam.

Nah, dengan adanya milis ini, saya berharap rekan-rekan blogger Indonesia di Singapura, terutama kontributor Planet Singapura, bisa saling berinteraksi dan berkomunikasi mengenai anything about blogging. Selain itu, milis ini juga dapat digunakan oleh para kontributor Planet Singapura untuk memberikan saran, masukan, kritik dan feedback yang membangun untuk Planet Singapura, sebagai bahan acuan bagi saya untuk bisa lebih mengembangkan Planet Singapura menuju ke arah yang lebih baik lagi.

Saat ini, beberapa blogger senior Indonesia di Singapura yang juga merupakan “pentolan” Planet Singapura sudah saya undang dan sudah bergabung di milis tersebut. Saya belum sempat mengundang semuanya karena saya tidak mempunyai alamat e-mail dari beberapa rekan blogger kontributor Planet Singapura, walaupun saya tahu alamat blog-nya. :) Bagi rekan-rekan blogger yang merasa blog-nya di-sindikasi di Planet Singapura tapi belum bergabung ke milisnya, silahkan bergabung. :)

Alamat e-mail untuk subscribe: planet-sg-subscribe@yahoogroups.com
Alamat e-mail untuk mengirimkan e-mail ke milis: planet-sg@yahoogroups.com
Web interface: http://groups.yahoo.com/group/planet-sg/

Fajri sempet berkomentar, hari gini masih pake Yahoo! Groups. :D :D   Harap maklum, beliau adalah juga “pentolan” ID-Gmail yang merupakan penggemar setia Google Groups. Saya sendiri lebih memilih menggunakan Yahoo! Groups karena sudah lebih familiar dengan interface-nya.

Thursday, October 4, 2007

Pendaftaran Pesta Blogger Dibuka Pagi Ini

Menurut pengumuman yang saya baca di blog Pesta Blogger 2007, pendaftaran online untuk 100 tempat tersedia di acara Pesta Blogger 2007 bulan depan akan dibuka besok, mulai jam 10 pagi WIB (atau jam 11 pagi waktu Singapura). Pendaftaran menggunakan sistem first come first served. Jadi, pastikan Anda mendaftar sesegera mungkin agar kemungkinan mendapatkan tempat lebih besar. :)

Blogger Indonesia di Singapura yang tergabung dalam komunitas Planet Singapura sebenarnya diundang untuk mengirimkan perwakilannya ke acara tersebut. Sayangnya, hingga saat ini belum ada yang bisa memastikan untuk bisa datang, termasuk saya yang sudah memastikan tidak bisa datang. Pak Rane/JaF katanya mungkin bisa datang, tapi masih tunggu konfirmasi cuti dari atasannya dulu. Mudah-mudahan ijin cutinya bisa diurus secepatnya. :)

Untuk rekan-rekan blogger Indonesia (terutama yang belum mendapat undangan), selamat mendaftar di acara tersebut. Good luck, semoga berhasil. :)

Inka belajar nyate dimana?

Wah, sudah tiga tebakan, dan semuanya ditebak dengan mudah. Bahkan, tebakan terakhir yang seharusnya lebih susah, ternyata juga dengan mudah ditebak oleh Mbak Hany.

Jadi bingung, mau ngasih tebakan apa lagi ya... :) :)

OK. Ini dia tebakan keempat. Di foto sebelah ini, Inka lagi belajar nyate (istilah kerennya: regenerasi tukang sate). Surprisingly, dalam kesempatan itu, belajar nyate-nya bukan dari juragan sate Braddell yang terkenal itu, tapi dari Tante Iif (yang sebenarnya lebih terkenal dengan pempeknya) dan Ummi-nya Zidan dan Syifa.

Di BBQ pit manakah proses regenerasi tukang sate tersebut berlangsung, dan dalam rangka acara apa? :)

Playground dimana?

Setelah tebakan pertama dan kedua ternyata bisa terjawab dengan mudah, berikut adalah tebakan yang mudah-mudahan lebih susah.

Di foto sebelah, Inka dan Irza lagi bermain di playground sebuah shopping mall di Singapura. Mall mana-kah yang dimaksud? :)

Climbing wall yang ada di bagian kiri bawah foto tersebut cukup unik dan jarang ditemui di playground lainnya di Singapura.

Di rumah siapa?

OK, karena tebakan sebelumnya terlalu mudah, sekarang dikasih tebakan yang agak susah. Ada yang tahu acara di foto sebelah ini diadakan di rumah siapa, lokasinya di daerah mana dan dalam rangka acara apa? :)

Tuan rumah ngga boleh ikutan nebak. :)

Wednesday, October 3, 2007

Dimanakah ini?

Tidak mau kalah dengan juragan sate dan molen yang suka bikin kuis, saya juga mau bikin kuis ah. Ada yang bisa nebak, Kang Iif yang sedang bergaya dengan tiga gadis cantik yang ada di foto sebelah ini sedang berada dimana? :)

Tips: silahkan amati obyek di background fotonya untuk clue lebih lanjut. :)

Ngga ada hadiah ya... :)

Pisang Molen




Minggu lalu, sepulangnya dari Suntec City nganter anak-anak les piano di School of Music Clef, saya mampir ke Toa Payoh untuk mengambil pisang molen yang dibeli oleh istri dari juragan sate yang terkenal itu.. yup, juragan sate tersebut sekarang juga jualan pisang molen. Harganya cuma $2.50 per kotak isi tujuh biji ukuran sedang. Lumayan lah... :)

Nah kemarin, saya ditugaskan oleh istri untuk menggoreng pisang molen tersebut. Tips dari istri: minyak cukup banyak untuk merendam setengah dari tinggi molen, api harus kecil biar ngga gosong, dan digoreng sampai warnanya kecoklatan.

Minyak udah ditaro di wajan. Api udah diset kecil. Empat molen pertama dimasukkan. Tunggu beberapa saat, terus dibalik. Wah, kok langsung ada bercak-bercak hitam tanda sedikit gosong di kulitnya. Langsung saya angkat dikit-dikit biar kulit molennya ngga nempel di wajan, sambil guyur-guyur minyaknya ke atas si molen-molen yang malang itu.

Lama juga baru warnanya berubah kecoklatan. Mungkin karena api-nya kecil. Saya mau gede-in apinya, takut gosong. Akhirnya, sabar saja lah. Molennya sering saya balik-balik dan saya guyur-guyur pake minyaknya biar cepet matang.

Akhirnya, matang juga. Ada sedikit gosong disana-sini. Selesai angkat tuh empat molen, terus goreng lagi yang tiga sisanya. Metodenya sama. Yah, sedikit bercak gosong disana sini. Padahal api-nya udah kecil banget.

Pas dicoba, not bad. Enak juga. Walaupun ada beberapa yang menurut istri tetep terlalu gosong, karena beliau emang kurang suka ama yang gosong-gosong.... :)

Ada tips untuk goreng pisang molen biar tidak terlalu gosong? Mungkin minyaknya harus lebih sedikit (atau malah harusnya lebih banyak?). Beneran, apinya udah dibuat sekecil mungkin loh...

Masih ada satu kotak lagi... hmmm mungkin nanti malam akan saya goreng lagi... :) :)

Tuesday, October 2, 2007

My Wish List...




Pengen kue kastengel sama kue putri salju... bisa didapat dimana ya di Singapura sini... Mau minta dibikinin sama istri tapi takut doi kecapean karena kan di rumah udah ngga ada domestic helper...

PS. Foto diambil dari sini dan sini.

Buka Puasa Bersama dan Halal Bihalal di Singapura

Salah satu kelebihan tinggal di Singapura dibandingkan merantau ke negara-negara lainnya di Asia dan di seluruh dunia adalah banyaknya komunitas orang Indonesia yang tinggal di negara pulau kecil ini. Memang, banyak juga orang Indonesia yang merantau ke Malaysia, Thailand, atau negara-negara lainnya di Timur Tengah, Eropa dan seluruh dunia, tapi saya yakin jumlah komunitas Indonesia di negara-negara tersebut tidak sebesar di Singapura.

Di bulan puasa ini, sudah beberapa kali saya dan keluarga menghadiri acara buka puasa bersama, baik yang diundang maupun yang saya organise sendiri. Salah satu acara buka puasa bersama yang saya organise sendiri adalah acara buka puasa kroner/blogger Indonesia di Singapura bersama Budi Putra yang diadakan di Lau Pa Sat pada tanggal 26 September 2007 yang lalu. Sementara undangan buka puasa lainnya yang saya dan keluarga hadiri diantaranya adalah acara buka puasa bersama di rumah Trie dan suami di Simei pada tanggal 28 September 2007 yang lalu, dan acara buka puasa bersama di rumah Mia dan suami di Pandan Valley pada tanggal 30 September 2007. Menurut istri, masih ada beberapa undangan buka puasa bersama lagi yang akan kita hadiri.

Selain itu, saya juga baru membaca di milis Indo-Sing dan IMAS kalau para ibu-ibu Tampines yang dikoordinir oleh Teh Ellen kembali akan mengadakan acara halal bihalal, silaturahmi dan makan-makan di Tampines, seperti Lebaran tahun lalu. Acara tersebut akan diadakan pada hari Sabtu, 13 Oktober 2007, jam 10:30 pagi sampai jam 14:30 siang, di Function Hall blok 742 Tampines Street 72, Singapore 520742. Wah, sayangnya saya dan keluarga tidak akan bisa menghadiri acara ini karena Lebaran tahun ini kita akan mudik ke Indonesia. Saya ingat ketika tahun lalu kita merayakan Hari Raya Idul Fitri di Singapura, acara di Tampines adalah acara halal-bihalal terbesar yang kita ikuti waktu itu. Hampir semua orang Indonesia yang merayakan Lebaran di Singapura tumplek kesana.

Berikut e-mail dari Teh Ellen yang diterima oleh milis Indo-Sing:

---cut---

Dari: Ellen Widyasari
Kepada: imas_sg; indosing-mums; indo-sing
Tanggal: 2 Okt 2007 16:54
Judul: [Indo-Sing] Mudik ora Mudik Kumpul, Mudik ora Mudik Mangan Dong Deeeeh

Nangis bombay gara-gara gak bisa mudik??? Itu sih cerita duluuuu...Sekarang?? Jangan dong deeeh :)
Yuk..yuk..datang ke acara dari kita untuk kita, yang InsyaAllah akan diadakan :
13 September 2007 <---(typo disini, harusnya 13 Oktober 2007, red)
Pukul 10.30-14.30
Di Function Hall Blok 742 Tampines Street 72 Singapore
( Dari Tampines Interchange naik bus #72, turun di halte bus ke-4)

Selain kumpul-kumpul, tentu saja makan-makan atuuuh. Ngg..ini bocoran menu yang siap dirilis :
- Ketupat ketan
- Lontong
- Opor ayam
- Sambel goreng
- Siomay
- Sate Padang
- Mie ayam n bakso kuah
- Sate ayam
- Es Kopyor

Masih kurang?? Silakan hubungi Ellen atau Ita kalau mau bawa makanan atau minuman yang lain. Bingung mau bawa apa??? Bawa aja segerobak senyum :)

Ditunggu yaa

Cheers,
=ellen=

---cut---

Buka Puasa Kroner/Blogger Singapura Bersama Budi Putra

Hari Rabu (26/9) malam kemarin, saya berkesempatan untuk, sekali lagi, bertemu dengan Budi Putra, full-time blogger Indonesia pertama yang juga merupakan founder dan CEO dari Asia Blogging Network (ABN). Kebetulan Pak Budi sedang dalam “perjalanan dinas” ke Singapura, sehingga saya bersama Pak Rane/JaF “mengorganisir” sebuah acara buka puasa bersama kecil-kecilan di Lau Pa Sat, sebuah tempat makan yang terletak tidak jauh dari patung Merlion dan stasiun MRT Raffles Place. Tadinya kita merencanakan acara buka puasa bersama tersebut di restoran halal Evertop Hainanese Chicken Rice yang terletak di daerah Clementi, dekat tempat kediamannya Pak Rane, tapi ternyata restoran tersebut tutup setiap hari Rabu. Sehingga akhirnya kita memilih buka puasa di Lau Pa Sat, yang terletak tidak jauh dari hotel Swissotel the Stamford tempat Pak Budi menginap.

Walaupun tadinya acara ini merupakan acara buka puasa kroner (pengguna layanan micro-blogging Kronologger) Singapura bersama Budi Putra, pada akhirnya beberapa rekan blogger yang belum aktif kronning juga ikut bergabung. Selain Andri, salah seorang kroner aktif dari Singapura yang alhamdulillah bisa bergabung, saya juga berhasil mengajak Fajri, blogger Indonesia yang terkenal di komunitas ID-Gmail sebagai seorang “Pria Penipuh:P , untuk ikut bergabung. Pak Rane juga mengajak salah seorang rekan kerja-nya di RSI Indonesia, Aji Rokhadi, untuk ikutan.

Topik yang dibahas juga beragam. Mulai dari Kronologger, sejarahnya dari mulai dibikin sama Kukuh sampai diintegrasikan ke ABN. Juga dibahas tentang ABN itu sendiri, dimulai dari bentuk organisasinya, strategi bisnisnya (e.g. nyari revenue dari mana), dan lain-lain. Pak Budi cukup terbuka dalam sharing visi dan misinya di ABN, dan saya bersama rekan-rekan lainnya banyak belajar dan mendapatkan banyak ilmu dan informasi yang sangat berguna dalam diskusi tersebut.

Selain itu, juga dibahas mengenai rencana Pesta Blogger 2007 yang akan diadakan bulan depan, di Jakarta. Dalam kesempatan itu, saya membahas tentang undangan untuk para blogger Indonesia di Singapura untuk menghadiri acara Pesta Blogger 2007 tersebut. Undangan tersebut saya terima dari Enda via e-mail. Dalam kesempatan itu, dibahas juga mengenai komunitas blogger Indonesia di Singapura, yang walaupun sudah mempunyai blog aggregator Planet Singapura, namun masih belum mempunyai media komunikasi yang cukup memadai untuk saling bertukar informasi. Pada akhirnya, diusulkan untuk membuat sebuah milis untuk media komunikasi para blogger Indonesia di Singapura, khususnya kontributor Planet Singapura.

Tanpa terasa, obrolan yang seru membuat waktu berjalan begitu cepat, tidak terasa sudah hampir midnight dan Andri udah ketar-ketir takut ketinggalan kereta api (MRT) terakhir ke Jurong. Walaupun demikian, Pak Budi tidak lupa memberikan oleh-oleh berupa mug Kronologger asal Jogja yang di-desain oleh Thomas. Kelihatan kalo mug ini “asli Jogja” karena kertas koran yang dipakai untuk membungkus adalah koran daerah asal Jogja (saya kurang tahu nama korannya apa). :)  Wah, merupakan kehormatan tersendiri bisa mendapatkan mug ini, mengingat Kukuh sendiri katanya sampai sekarang masih belum mendapatkan mug tersebut. :P

Mengingat sebagian dari blogger yang mengikuti acara tersebut juga berjiwa kroner, live reporting termasuk skrinsyut acara tersebut langsung di-update ke Kronologger. Foto-foto lainnya bisa dilihat disini atau disini. Mohon maaf, kualitas foto-nya kurang bagus karena dibuat dengan menggunakan kamera HP dan diset resolusinya kecil supaya bisa langsung di-post ke Kronologger. :)